Friday, August 23, 2013

Pindah Blog

Pindah blog bukan berarti pindah hati. Hehehe. 
Silakan kunjungi blog saya yang baru: iqbaldw.wordpress.com

Friday, October 12, 2012

Tanpa Judul

Yehee, akhirnya posting blog lagi. Sebelumnya memang sudah menulis beberapa tulisan tetapi saya rasa memang kurang cocok kalau diposting di blog ini. Tiba-tiba saja saya teringat umur saya yang sudah genap dua puluh tahun dan membuat saya merenung, ternyata banyak hal yang tidak bisa saya bayangkan bisa saya temukan dalam hidup saya. Dan saya bersyukur sekali saya bisa merasakan saya yang sekarang ini. Bayangkan, di tahun ini saya bisa bertemu dan sharing dua orang idola saya (Rene Suhardono dan Fadjoel Rachman)  dan bertemu banyak orang hebat dari Freedom Institute dan FNF yang tidak bisa saya sangka bisa bertemu mereka (Pak Erkens, Bang Mone Thamrin, Mas Dayat, Mas Iksan, Mas Eru, dll) dan banyak sekali ilmu yang saya dapat dari mereka.

Tahun ini saya memegang amanah sebagai Menteri Jaringan Lembaga BEM kema FEB Unpad dan bertemu tim yang menyenangkan (Sara, Puput, Haekal, Arif, Irfi, Tito, Rahmat). Entahlah, saya seharusnya yang membimbing mereka tetapi saya malah belajar banyak dari mereka. Tahun ini juga saya menonton berkali-kali trilogi The Dark Knight-nya Chistopher Nolan (yang dulu saya rasa tidak begitu menarik) dan mendapatkan insight yang luar biasa dari kisah ini. Kisah Bruce Wayne menginspirasi saya untuk berkelana keliling dunia untuk menemukan diri saya yang sebenarnya. Saya juga menyelesaikan novel terbaik yang pernah saya baca empat seri Supernova, yang ditulis oleh Dee. Saya belum bisa menemukan kata-kata apa yang pantas untuk menggambarkannya.

Perjalanan hidup ini masih panjang, masih banyak hal yang perlu ditemukan, jawabannya mungkin ada di dalam diri saya, tapi cara menemukannya ini yang mungkin memerlukan waktu bertahun-tahun dan mungkin juga melalui pertemuan dengan ribuan orang-orang baru yang tidak pernah kita sangka. 

Bye!

*Tulisan ini dibuat ketika sesi istirahat dalam acara Akademi merdeka di Hotel Enhaii Bandung jam 23.26, 1 Oktober 2012.

Sunday, March 11, 2012

Ubah Kekuranganmu Menjadi Kelebihan: Pelajaran Dari Kisah Whistle!


Saya kenal kisah ini ketika masih SD, kalau gak salah ditayangkan di setiap sore di TV 7 (sekarang sudah ganti menjadi Trans 7). Film ini bercerita tentang Sho Kazamatsuri, seorang anak SMP di Jepang yang punya cita-cita untuk menjadi pemain sepak bola pro. Sekolahnya, Mushashinomori adalah salah satu sekolah yang punya klub sepak bola terbaik di Jepang. Sayangnya, Sho tidak pernah diberi kesempatan untuk bermain di tim inti karena permainannya buruk. Sho pun pindah sekolah ke Sakura Josui yang tim sepak bolanya dikenal tidak punya prestasi hanya untuk dapat bermain sepak bola. Disinilah awal Sho bisa terus belajar bermain sepak bola dan mendapatkan teman-teman baru yang saling mendukung. Sayangnya anime Whistle! tidak ditayangkan sampai selesai di TV. Oleh karena itu, saya menyempatkan untuk melahap cerita di komiknya di tempat sewa komik dekat rumah.
Tidak seperti kisah Captain Tsubasa yang penuh dengan talenta, karakter Sho justru punya banyak sekali kekurangan: Sho bertubuh kecil dan pendek serta tidak bisa bermain bola. Tetapi nilai lebih dari seorang Sho adalah dia tidak pernah menyerah, dia terus berlatih setiap malam di bawah jembatan dengan video-video rekaman permainan sepak bola yang dia punya. Bahkan pada suatu chapter, ketika Sho pulang latihan, dia sampai tertidur di teras rumahnya saking lelahnya. Itulah yang membuat Sho terus berkembang melewati teman-temannya.
Ubah Kekuranganmu Menjadi Kelebihan
Punya tubuh yang kecil dan pendek bukan alasan Sho untuk berhenti bermain sepak bola, justru kekurangan yang dimiliki Sho dia latih menjadi gerakan yang cepat dan lincah. Salah satu gocekan andalannya adalah “feint menghilang”. Ketika membaca komik ini saya merasa seperti melihat sosok Lionel Messi versi Jepang.
Tentunya kisah ini dikemas dengan alur yang menarik dan tidak mudah ditebak kelanjutannya. Recommended banget buat teman-teman yang ingin mendapatkan hiburan sekaligus inspirasi. J

Monday, January 30, 2012

IPK Tinggi, Penting?

“IP yang tinggi akan mengantarkan anda pada panggilan wawancara pekerjaan. Tapi your leadership, yang membawa pada masa depan.”(@aniesbaswedan)
Indeks Prestasi Kumulatif atau yang biasa disingkat IPK, sangatlah tidak asing lagi bagi mahasiswa. IPK menunjukkan kemajuan prestasi akademik. Menurut para dosen dan juga beberapa teman saya sejak awal kuliah, IPK yang tinggi PENTING untuk kedepannya mencari pekerjaan. IPK adalah syarat awal menuju kesuksesan. Saya setuju dengan pendapat tersebut karena saat ini banyak perusahaan yang mensyaratkan IPK minimal untuk melamar pekerjaan.

Tapi jangan salah sangka, IPK yang tinggi bukanlah satu-satunya cara untuk mencapai kesuksesan. Bahkan pak @aniesbaswedan pun bilang, IP yang tinggi hanya akan mengantarkan kita pada panggilan wawancara pekerjaan, leadership kamu yang membawa pada masa depan. Mereka yang secara akademis tak menonjol pun bisa meraih sukses. 

Yang berbahaya adalah ketika kita ”mendewakan” IPK. Rela mengorbankan segalanya hanya untuk mendapatkan IPK tinggi. Sebenarnya ada seboah solusi yang ditawarkan dalan film 3 Idiots, pursue excellence, succes will follow. Ya, solusinya. kejarlah kesempurnaan, maka sukses akan mengikutimu. Bukan IPK yang tinggi yang dituju, tetapi excelence dalam ilmu yang kita pelajari, maka IPK yang tinggi akan mengikuti. Tentunya mengejar excellence tidak akan semudah yang dikatakan. Gak ada salahnya berusaha, kan?

Masa perkuliahan adalah masa dimana kita bisa bisa mendapatkan banyak pembelajaran. Banyak sekali hal-hal yang dipelajari daripada sekadar mata kuliah yang diajarkan di kelas. Kita bisa ikut forum-forum kajian keilmuan, aktif di organisasi kampus maupun luar kampus, dll. Oleh karena itu, pilihan saya selain belajar, saya juga mencoba aktif di beberapa organisasi. Karena selain bisa mengembangkan diri, saya juga bersosiali dengan orang-orang baru, dan tentunya bisa berkontribusi.

Tentu saja, aktif di organisasi bukan alasan untuk tidak mendapatkan IPK yang tinggi. Yang terpenting, menurut pak @aniesbaswedan, yang membawa pada masa depan adalah leadership dan karakter seseorang. Leadership dan karakter bisa bisa dibentuk di luar kelas. Kalau menurut pak @sandiuno yang terpenting adalah punya sifat enterpreneur dan setia apa tujuan, dan punya harapan. Jadi, bukan hanya sekadar IPK tinggi yang dibutuhkan.

Anyway, setiap orang punya punya orientasi masing-masing. Mau konsentrasi belajar penuh sebagai akademisi, ikut forum-forum kajian keilmuan, aktif di organisasi, ataupun ikut kegiatan-kegiatan sosial, semua orang punya tujuan yang berbeda-beda. Kita sendirilah yang menentukan apa yang terbaik bagi diri kita.   


YouTube: Anies Baswedan: IP yang Tinggi (cuma bisa) mengantar ke Job Interview. Titik.


Saturday, January 21, 2012

2012, Ayo Berlari Untuk Mimpi!




Satu hal yang saya yakini adalah, mimpi kalau kita tuliskan dan bagikan kepada orang lain, kemungkinan besar mimpi itu akan terjadi. Saya tidak pernah bosan menulis mimpi. Entah itu akan terjadi ataupun tidak, saya akan menulisnya. Inilah mimpi-mimpi saya di tahun 2012:

#Ikut Program Kreativitas Mahasiswa dan Kembali Merintis Bisnis. Karena di tahun kemarin bisnis sempat berjalan tetapi berhenti, tahun ini saya akan berusaha lebih meluangkan waktu lagi untuk menjalaninya.

#Lebih Aktif di Sosial Media. Saya ingin berbagi hal-hal positif dari apa yang saya dapatkan. Bisa dengan status Fb, kultwit di Twitter atau ikut berdiskusi di Mindtalk.

#Posting Blog Dua Kali Sebulan. Kemampuan menulis terasah ketika kita sering menulis. Semoga saya bisa lebih produktif lagi dalam menulis.

#Baca Buku Tiga Dalam Sebulan. Satu buku agama, satu lagi ekonomi, bisnis, atau politik, satu lagi novel untuk menyeimbangkan.

#Bayar Uang Semesteran Sendiri. Ingin sekali rasanya mengurangi beban orang tua, Insya Allah tahun ini bisa tercapai dengan mengajukan beasiswa, walaupun uang makan masih dari orang tua. Sedikit demi sedikit  belajar mandiri.

#Aktif di Komunitas Jurnalistik. Supaya bertemu dengan orang-orang yang punya minat yang sama dan bisa berkembang bersama.

#Olahraga Rutin. Minimal futsal atau jogging seminggu sekali. Ini wajib banget!

#Lebih Banyak Ikut Forum Networking supaya bisa belajar, berbagi inspirasi dan  bertemu orang-orang baru.

Semoga mimpi-mimpi saya bisa selalu tertanam di alam bawah dan bisa tercapai tahun ini. Dan yang paling penting adalah eksekusi. Kamu punya mimpi juga di tahun ini, kan? Yuk, mari saling berbagi!